A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: public/Readmore.php

Line Number: 37

Backtrace:

File: /home/uversaci/senitari.uvers.ac.id/application/controllers/public/Readmore.php
Line: 37
Function: _error_handler

File: /home/uversaci/senitari.uvers.ac.id/index.php
Line: 315
Function: require_once

Mengenal Tari Inai Lingga Lewat Kuliah Antropologi Tari | Seni Tari UVERS
UNIVERSITAS UNIVERSAL

Seni Tari




Mengenal Tari Inai Lingga Lewat Kuliah Antropologi Tari

Selasa, 09 Juli 2019 ~ Oleh administrator ~ Dilihat 417 Kali

Selama tiga hari berturut-turut 8-10 Mei 2019, mahasiswa Program Studi Seni Tari Universitas Universal Batam menetap di desa Panggak Laut, Daik Lingga guna mengadakan kuliah lapangan Antropologi Tari. Hal yang menari dari mata kuliah yang ditempuh oleh mahasiswa semester empat ini adalah kagiatan interaksi secara langsung dengan seniman tari tradisional yang kini tak hanya berada di pulau Batam saja.

Keberadaan sebagian besar seniman tari tradisional Melayu tersebar di seluruh wilayah kepulauan Riau. Salah satu seniman tari yang kali ini dikunjungi sebagai narasumber utama yakni Mawardi. Seniman tari Inai banyak ditemukan di Daik Lingga, tetapi salah satu seniman yang eksistensinya masih dapat ditelusuri adalah Mawardi dengan sanggar Sri Kemuningnya. 

Mawardi bergelit dengan tari Inai sejak usia kanak-kanak, melalui paman dan keluarga besarnya yang dulu juga menjadi pelaku seni tari Inai. Mawardi kini bersama kelompoknya yang beranggotakan para pria seusianya tetap menjaga danmempertahankan tari Inai di setiap perhelatan masyarakat Daik dan sekitarnya. Tari Inai yang dikembangkannya terdiri dari dua jenis yakni tari Inai laki-laki dan perempuan. Keduanya memiliki perbedaan yang kentara, sehingga penyajiannya terlihat khas. 

Mahasiswa yang sedang menempuh mata kuliah Antropologi Tari tersebut bersama dosen pengampu, melakukan penelitian terhadap tari Inai sekaligus mempelajari tari Inai secara langsung kepada senimannya. Hal ini berkaitan dengan capaian pembelajaran yang mendorong mahasiswa menerapkan metode penelitian seni dengan cara berhubungan secara langsung menjadi pengamat-partisipan yang memang terdapat dalam penelitian sejenis ini. Mahasiswa tak hanya mempelajari tarinya, namun memahami bagaimana kondisi sosial budaya masyarakat Daik Lingga yang menyokong keberadaan tari Inai secara tak langsung. 

  1. TULISAN TERKAIT
  1. ARTICLES