A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: public/Readmore.php

Line Number: 37

Backtrace:

File: /home/uversaci/senitari.uvers.ac.id/application/controllers/public/Readmore.php
Line: 37
Function: _error_handler

File: /home/uversaci/senitari.uvers.ac.id/index.php
Line: 315
Function: require_once

Gedung Tabib, Pulau Penyengat: Imaji Ruang Seni Pertunjukan yang Mewujud | Seni Tari UVERS
UNIVERSITAS UNIVERSAL

Seni Tari




Gedung Tabib, Pulau Penyengat: Imaji Ruang Seni Pertunjukan yang Mewujud

Minggu, 13 Januari 2019 ~ Oleh administrator ~ Dilihat 462 Kali

Kegiatan Tabib's Performing Arts digagas dan diselenggarakan oleh Tancker Dance Studio yang bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan Propinsi Kepulauan Riau dengan menciptakan ruang seni pertunjukan di Gedung Tabib, kawasan Pulau Penyengat. Kegiatan tersebut dilaksankana pada tanggal 29 Desember 2018 dengan pengisi acara yang berasal dari dalam dan luar kawasan kota Tanjung Pinang. Pementasan yang diadakan tersebut, dilakukan dengan menaruh konsentrasi pada pemanfaatan site-specific berupa bangunan tua dengan sentuhan tata cahaya yang membuat visualisasinya nampak khas. 

Gedung Tabib merupakan salah satu peninggalan bersejarah pada masa Kerajaan Riau di Penyengat, yang dahulunya merupakan rumah tinggal seorang tabib kerajaan bernama Raja Ahmad. Tabib tersebut masih seorang keturunan Raja Ali Haji, pencipta sastra luhur beranam Gurindam Dua Belas. 

Kegiatan tersebut diadakan untuk mewujudkan ruang seni pertunjukan yang non-konvensional, sekaligus ajang silaturahmi antar seniman se-Kepulauan Riau dan sekitarnya. Mahasiswa Seni Tari beserta dosen pendamping, turut dalam kegiatan ini sebagai bagian dari publikasi kepada masyarakat perihal program studi Seni Tari yang memberikan kesempatan belajar seni dalam bidang akademis. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 Desember 2018 yang diikuti oleh penampil dengan proses kuratorial yang sebelumnya dilakukan oleh beberapa narasumber yakni Aswandi Ashari, Raja Alfirafindra, Ruki Daryui, Azmi M.H., Ahmad Helmi, dan Irwanto. Beberapa penampil yang turut serta disajikan secara perorangan maupun kelompok yakni Tancker Dance Studio, Budaya Warisan, Staman Malay akustik, Ryan Syahputra, Padepokan Pencak Silat Teratai Merah (Tenajung Pinang), Poppy, F.Y (Deli Serdang), Velia Melin A. (Rengat), Yopi Indri Yanto (Garut), Suryana (Himpunan Mahasiswa Tari Universitas Universal, Batam), Adri Pe Lesmana (Daik Lingga), dan Supriyadi H. (Dabo Singkep, Lingga).

Himpunan Mahasiswa Seni Tari (Himmari) Universitas Universal menyajikan karya tari daalm bentuk koreografi kelompok yang berjudul Risalah Tabib Tersohor. Koreografi tersebut menghadirkan properti tari berupa sapu lidi (ijuk), dan lentera minyak. Hal tersebut berkaitan dengan riwayat Raja Ahmad yang selama hidupnya berguna bagi masyarakat sekitar Pulau Penyengat. 

Penyaji karya tari Risalah Tabib Tersohor yakni Suryana, Melati Tamara, Rudy Hartono, Rezky Gustian Asra, dan Restu Gustian Asra. Pendamping kegiatan tersebut yakni Widyanarto, S.Sn., M.Sn., dan Denny Eko Wibowo, S.Sn., M.A. (dny)

Berita Pengumuman Sekilas-info
  1. TULISAN TERKAIT
  1. ARTICLES